Business Analytics Vs. Business Intelligence

Posted on 30/10/201719/12/2017Posted in small business

Popular tradition is fueling a dystopian view of what machine learning can do. But whereas research and expertise continue to enhance, machine learning is rapidly changing into a useful complement for the analyst. Secara implicit misalnya pada saat information tersebut diduplikasi pada setiap akhir bulan, atau per tiga bulan. Kemudian data-information hasil extract ini menjalani proses transformasi yang pada prinsipnya adalah mengubah kode-kode yang ada menjadi kode-kode commonplace, misalnya kode propinsi. Business Intelligence atau yang kerap disingkat BI biasanya mengekstrak data dari beragam sumber.

Dunia ini terlampau indah untuk dirusak, hanya untuk kekecewaan karena seseorang tidak ,mencapai sesuatu yang sudah direncanakan.Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak mikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah, yang penting adalah action. OLAP merupakan alat yang mendukung analisis secara multidimensional, memperbolehkan pengguna untuk melihat information dalam data warehouse dengan dimensi yang berbeda yang dimana question pada database biasa tidak dapat melakukannya secepat OLAP ini. Dari perspektif bisnis, AI adalah sekelompok alat bantu (instruments) yang berdaya guna, dan metodologi yang menggunakan tool-device tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis.

Bob menganggap bahwa perusahaannya adalah keluarga, semua anggota keluarga Kem harus saling menghargai, tidak ada yang utama,semuanya punya fungsi dan kekuatan sendiri-sendiri. Fungsi umum teknologi Business Intelligence yang melaporkan, pengolahan analisis on-line, analisis, pertambangan data, manajemen bisnis kinerja, pembandingan, teks pertambangan, dan analisis prediktif.

Dalam pengambilan keputusan Artificial Intelligence atau yang sering disingkat AI merupakan sistem yang mampu memberikan keputusan secara langsung bagi usernya, dalam hal ini AI sebagai penentu kepustusan sedangkan Business Intelligence adalah sistem yang bekerja untuk membantu pengguna dalam menentukan keputusan yang benar berdasarkan information yang tersedia dan hanya pembantu keputusan.

Aplikasi dan teknologi enterprise intelligence dapat memungkinkan organisasi untuk membuat keputusan yang lebih masuk akal, business intelligence juga dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan yaitu untuk mengetahui posisi perusahaan dalam persaingan dengan competitor. Ini juga merupakan suatu tempat penyimpanan information pada saat ini dan data historikal dari kepentingan manajer di seluruh organisasi.