Business Intelligence Pada Perbankan

Posted on 31/01/201819/12/2017Posted in international business

BI adalah seperangkat solusi sistem informasi yang dapat menuntun kepada teknik teknik yang dapat mengubah information bisnis dari sebuah perusahaan menjadi sebuah infromasi pengambilan keputusan yang cepat dan tingkat akurasi yang tinggi (valid). Fakta yang tak terelakkan data mining adalah bahwa subset/set data yang dianalisis mungkin tidak mewakili seluruh area, dan karenanya tidak boleh berisi contoh-contoh hubungan kritis tertentu dan perilaku yang ada di bagian lain dari domain Untuk mengatasi masalah semacam ini, analisis dapat ditambah menggunakan berbasis percobaan dan pendekatan lain, seperti Choice Modelling untuk data yang dihasilkan manusia.

IJBIDM additionally publishes best papers from international conferences in the areas relevant to the journal. Sehingga nanti diharapkan perusahaan tidak salah dalam melakukan suatu penawaran produk atau jasa pada suatu kelompok pelanggan. Teknologi yang digunakan dalam Business Intelligence tentu memiliki beberapa kombinasi untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Jadi hubungan antara data mining dan business intellegence berada pada data yang akan diproses.

Terkait dengan hal tersebut, sumber information pada organisasi yang kompleks dan besar biasanya perlu diolah agar dapat digunakan baik oleh sistem tersebut. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh Huseyin Ince dan Bora Aktan (2009), peneliti membandingkan kinerja dari model penilaian kredit menggunakan pendekatan tradisional dan artificial intelligence (discriminant analysis, logistic regression, neural networks, classification, and regression tree).

Perusahaan bersikap demikian agar tetap dapat mempertahankan bisnisnya yang tidak pasti keadaannya pada tiap harinya karena pengaruh kompetisi yang besar di lingkungannya. Selain itu perusahaan juga dapat menyimpan knowledge pada information warehouse, Data Warehouse adalah sekumpulan knowledge yang akan dihasilkan untuk mendukung dalam pengambilan keputusan di setiap perusahaan. Dalam hal information perbankan tersebut, subject areanya adalah nasabah, jenis transaksi, wilayah, kantor cabang, dsb.

Penjaja business intelligence biasanya mengembangkan sistem business intelligence berbeda-beda untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dari sektor yang berbeda-beda. Data yang diolah tersebut diringkas agar dapat memudahkan pihak perusahaan menyampaikan penjelasan pada pihak nasabah atau pihak customer yang melakukan transaksi pada perusahaan. Supply Chain Management adalah suatu konsep yang menyangkut pola pendistribusian produk yang mampu menggantikan pola-pola pendistribusian produk secarat radisional.