BUSINESS INTELLIGENCE PADA PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk

Posted on 12/05/201819/12/2017Posted in small business administration

Business intelligence as it’s understood in the present day is claimed to have advanced from the decision support systems which began within the 1960s and developed all through the mid-Eighties. Pada tahun 1989 dalam sebuah artikel terbitan Gartner, Howard Dresner menggunakan istilah Business Intelligence (BI) Dia menggambarkan istilah tersebut sebagai seperangkat konsep dan metode yang berguna untuk meningkatkan kemampuan pembuatan keputusan dengan bantuan sistem yang berbasiskan fakta atau realita yang terjadi. Cara kedua mengubah database OLAP adalah untuk menentukan unsur information yang terdapat di database tertentu.

Berdasarkan pendapat ahli diatas, menurut pendapat saya Business Intellegence adalah sebuah proses memanipulasi knowledge baik berupa mengumpulkan, menyimpan, menganalisis dan meringkas knowledge baik dari intern perusahaan ataupun dari bisnis pesaing untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan bagi pejabat perusahaan. G. Responsiveness Sifat BI lain yang tidak dimiliki oleh ERP adalah dalam hal kecepatan (responsiveness).

Perusahaan bersikap demikian agar tetap dapat mempertahankan bisnisnya yang tidak pasti keadaannya pada tiap harinya karena pengaruh kompetisi yang besar di lingkungannya. Selain itu perusahaan juga dapat menyimpan information pada knowledge warehouse, Data Warehouse adalah sekumpulan data yang akan dihasilkan untuk mendukung dalam pengambilan keputusan di setiap perusahaan. Dalam hal data perbankan tersebut, topic areanya adalah nasabah, jenis transaksi, wilayah, kantor cabang, dsb.

Saat ini Industri Perbankan sedang menghadapi tantangan pasar yang sangat pelik, seperti membutuhkan lingkungan transaksi yang sangat aman, kondisi ekonomi international yang tidak menentu, Regulasi pemerintah yang ketat, dan tuntutan buyer yang selalu berekspektasi tinggi. Dalam perancangan dan pengembangan ETL, kualitas knowledge, fleksibilitas sistem dan kecepatan proses adalah perhatian utama.

Dalam pengambilan keputusan Artificial Intelligence atau yang sering disingkat AI merupakan sistem yang mampu memberikan keputusan secara langsung bagi usernya, dalam hal ini AI sebagai penentu kepustusan sedangkan Business Intelligence adalah sistem yang bekerja untuk membantu pengguna dalam menentukan keputusan yang benar berdasarkan data yang tersedia dan hanya pembantu keputusan.