Tugas four Business Intelligence

Posted on 02/11/201819/12/2017Posted in home based business

Business intelligence (BI) is a technology-pushed course of for analyzing knowledge and presenting actionable data to help executives, managers and other corporate end customers make informed enterprise decisions. Karena itu fact desk yang dihasilkan fari Star Schema seringkali hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan analisa yang sudah spesifik tidak bisa dikembangkan lagi, seandainya ada kebutuhan baru, perubahan pada data modelnya akan advanced dan perubahan pada proses populasinya (ETL) juga lebih susah lagi karena knowledge historical nya juga harus berubah, karena itu seringkali jalan pintas yang dilakukan adalah dengan membangun fact table yang baru, nah dengan cara ini data repetitif tidak bisa dihindari.

IJBIDM publishes original analysis outcomes, surveys and tutorials of vital areas and techniques, detailed descriptions of great applications, technical advances and information items regarding use of intelligent data evaluation method in business applications. Berfokus pada mannequin dan analisis pada information untuk membuat keputusan, jadi bukan pada setiap proses transaksi atau bukan pada OLTP. Salah satu contoh pada responsiveness adalah industri kesehatan, penggunaan BI berjasa mencegah penyebaran suatu penyakit/wabah secara luas (outbreak). Selain itu, sistem business intelligence membutuhkan kapasitas knowledge yang cukup.

Masalah ketersediaan knowledge merupakan poin yang paling penting dalam sistem enterprise intelligence yang efektif. Dengan penerapan Business Intelligence pada perusahaan, diharapkan manajemen informasi akan dengan mudah diatur seperti pembuatan laporan, pengisian knowledge-data baru, dan lain-lain. Business Intelligence biasanya dikaitkan dengan upaya untuk memaksimalkan kinerja suatu organisasi.

Fakta yang tak terelakkan data mining adalah bahwa subset/set information yang dianalisis mungkin tidak mewakili seluruh domain, dan karenanya tidak boleh berisi contoh-contoh hubungan kritis tertentu dan perilaku yang ada di bagian lain dari domain Untuk mengatasi masalah semacam ini, analisis dapat ditambah menggunakan berbasis percobaan dan pendekatan lain, seperti Choice Modelling untuk knowledge yang dihasilkan manusia.

In-depth reporting Software Business Process Management (BPM) memang mampu memberikan report dan analisis, namun cukup sederhana dan hanya bertolak pada kondisi intern. Business Intelligence seperti yang kita ketahui pada saat ini bisa dikatakan sebagai hasil evolusi dari Decision Support System (DSS) yang dimulai sekitar tahun 1960 dan berkembang sampai tahun 1980an. Dalam beberapa implementasi data warehouse, data mart adalah miniature knowledge warehouse.