What Is Business Intelligence (BI)?

Posted on 25/12/201719/12/2017Posted in small business ideas

Build a profession as a enterprise intelligence analyst or advisor by learning to develop, analyze and administer company information to assist companies and organizations make better decisions. Business intelligence, biasa disebut BI adalah teknologi yang menggunakan komputer yang berguna untuk mencari, menggali, dan menganalisis informasi dari knowledge bisnis misalnya hasil penjualan suatu produk atau pendapatan/pengeluaran salah satu anak perusahaan. Dispersion adalah penyebaran, yang dimaksud dengan dispersion pada monitoring adalah memonitor penyebaran suatu produk dalam perusahaan.

Pada umumnya sistem OLTP adalah sistem penerimaan order pelanggan, sistem keuangan, dan sistem sumber daya manusia. Business Intelligence memiliki sambungan langsung ke Data Warehouse, hal tersebut saja sudah menjawab dua hal yaitu accessibility dan timeliness. Sekitar tahun 1980an mulai dari DSS, EIS (Executive Information System), information warehouse, OLAP dan Business Intelligence mulai menjadi perhatian dan menjadi suatu kesatuan system. Dari perspektif pemrograman (Programming), AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian (search).

Business Intelligence adalah rangkaian aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan menyuguhkan akses knowledge untuk membantu petinggi perusahaan dalam pengambilan keputusan (Stevans, 2012). Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Business Intelligence dana data warehouse adalah dua hal yang berbeda namun hampir tidak bisa dipisahkan. Sedangkan OLAP (Online Analytical Processing Systems) adalah Sistem yang dibuat untuk membantu dalam perencanaan, memecahkan masalah dan mendukung keputusan.

Business Intelligence lahir untuk menjawab tantangan yang tidak bisa dipenuhi oleh commonplace reporting, yaitu yang berkaitan dengan empat hal: accessibility, timeliness, format, knowledge integrity. Business Inteligence (BI) bukan sebuah produk atau sistem, melainkan sebuah arsitektur dan koleksi operasional yang terintegrasi terhadap aplikas pengambil keputusan dan database yang menyediakan pelaku bisnis kemudahan akses kepada knowledge bisnis.

Hal ini didukung oleh pernyataan Don Peppers dan Martha Rogers yang mencontohkan bahwa Business Intelligence yang merupakan bagian dari teknologi bukanlah sebuah contoh dari CRM melainkan hanyalah pendukung atau penunjang dari konsep CRM pada sebuah perusahaan atau organisasi. Contoh di bawah ini adalah laporan Realisasi Timesheet, yang dibangun berdasarkan kebutuhan pelanggan yang menggunakan solusi pelacakan waktu kita di Proyek Server 2007. Strategis disini artinya adalah dapat mendukung pengambilan keputusan dalam frame waktu yang semakin baik dari hari ke hari.